Minggu, 26 Februari 2017

Wisuda Angkatan Ke-2 PDD Politeknik Negeri Pontianak Rintisan Akademi Komunitas Singkawang

PENDIDIKAN di Luar Domisili Politeknik Negeri Pontianak (PDD Polnep), rintisan Akademi Komunitas Singkawang telah memasuki tahun ke-4 dan Sedang dalam Proses Kemandirian di Kemenristekdikti

Kamis, 10 November 2016, Akademi Komunitas Singkawang menggelar Wisuda Angkatan Ke-2 bagi 43 wisudawan lulusan Tahun Akademik 2015/2016 yang terdiri atas 26 wisudawan lulusan Jurusan Teknik Elektro Program Studi Teknik Informatika (TI) dan 17 wisudawan  lulusan Jurusan Teknologi Perkebunan Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian  (TPHP).

Walikota Singkawang, Drs. Awang Ishak, M.Si berharap, lulusan yang dihasilkan Wisuda Angkatan Ke-2 Akademi Komunitas Singkawang dapat berkarya di masyarakat. “Saya sarankan semua perguruan tinggi memikirkan ke mana para wisudawan setelah lulus. Jadi tidak hanya mewisuda banyak lulusan tanpa arah dan tujuan yang jelas,” tegasnya.

Sementera itu, dalam sambutan yang disampaikan oleh Direktur Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP), Ir. H. M. Toasin Asha, M.Si menyampaikan, wisuda kali ini ada peningkatan dari angkatan pertama yang hanya 28 wisudawan. “Keberhasilan ini, tentu berkat kerja keras Pemkot Singkawang dan jajarannya, yang berkomitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sini. Termasuk para pengelola dan semua pihak, baik secara langsung maupun tidak,” ujar Toasin.

Wisuda Angkatan Ke-2 juga menghasilkan lulusan berprestasi dengan IPK hampir sempurna. 3 (Tiga) lulusan berprestasi Program Studi Teknik Informatika (TI), yaitu Nursila (IPK 3,92), Antara Hendriyeno (IPK 3,80), dan Jamari Marantika (IPK 3,73). Sedangkan, pada Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) ada Riski (IPK 3,84), Azura (IPK 3,71), dan Desi Wulandari (IPK 3,70).

Akademi Komunitas Singkawang merupakan salah satu dari 7 (Tujuh) PDD Rintisan yang bakal dimandirikan, serta menjadi salah 1 (Satu) Satuan Kerja (Satker) Perguruan Tinggi di bawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). “Upaya ini harus terus kita kawal, baik dari Pemkot Singkawang maupun kami di Polnep, sebagai perguruan tinggi pembina,” katanya.

Guna mewujudkan hal tersebut, berbagai upaya telah dilakukan. Pemkot Singkawang dan Polnep telah bertemu dengan Kemenristekdikti pada 25 Agustus 2015. Pertemuan tersebut, tindak lanjut pembahasan rencana serah terima aset, berupa tanah, gedung, dan sarana prasarana dari Pemda kepada Kemenristekdikti. Pertemuan yang diikuti Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkot Singkawang tersebut juga membahas Naskah Akademik usulan pendirian Akademi Komunitas Negeri Singkawang. “Komitmen Pemkot meningkatkan sumber daya manusia dengan mendirikan Akademi Komunitas harus diapresiasi. Kami harap, komitmen ini tidak pudar, walaupun pada 2017 ada pergantian kepala daerah. Tentunya, kami juga akan terus meningkatkan pembinaan, serta mempersiapkan segala sesuatu yang bersifat akademik untuk kemandirian Akademi Komunitas Singkawang,” ujarnya.

Saat ini, Akademi Komunitas Singkawang memiliki 112 mahasiswa aktif. Jumlah mahasiswa menjadi salah satu indikator penilaian Ditjen Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Kemenristekdikti. “Jumlah mahasiswa kami harapkan dapat terus ditingkatkan. Bersamaan kualitas pembelajaran dan pelayanan akademik,” katanya.

Sebagai penyelenggara pendidikan tinggi vokasi, Akademi Komunitas Singkawang, ke depan, dapat menambah prodinya sesuai keunggulan lokal, serta kebutuhan dan tuntutan dunia industri / usaha. “Melalui Akademi Komunitas Singkawang, akses masyarakat masuk perguruan tinggi makin mudah. Ini berdampak langsung pada peningkatan sumber daya manusia yang sangat diperlukan dalam persaingan global,” ujarnya. Sumber daya manusia berkualitas mampu membuat produk hasil pengolahan sumber daya alam lebih bernilai tambah. Pemda yang sadar hal tersebut tidak akan ragu melakukan investasi pada peningkatan dan pengembangan sumber daya manusia yang bersifat jangka panjang.

Direktur Polnep juga mengingatkan para wisudawan bahwa kesuksesan yang mereka capai tidak terlepas dari peran berbagai pihak, terutama doa restu orangtua, keluarga, dan para dosen. “Saudara sudah diwisuda, maka saudara berhak menyandang gelar akademik Ahli Muda dengan singkatan A.Ma. Saudara sudah siap terjun di tengah masyarakat untuk memberikan darma bakti terbaik,” pungkas Toasin.

(Sumber : Pontianak Post)

Posting : Sugeng Riyadi, S.ST - Humas AKS

 

Berita Terkait


----- "Akademi Komunitas Singkawang" Satu - satunya Kampus Negeri yang ada Di Kota Singkawang dibawah Binaan Langsung Politeknik Negeri Pontianak (Solusi Tepat Memasuki Dunia Usaha)-----          ¤          ----- Selamat Datang di Website Akademi Komunitas Singkawang -----          ¤